Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan Pelestarian Produk Anyaman di Trenggalek

Bellanov, Agrienta and Nurhayati, Lilis (2024) Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan Pelestarian Produk Anyaman di Trenggalek. ABDITEKNIKA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4 (1). pp. 1-7. ISSN 2775-1694

[thumbnail of Abdimas Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan.pdf]
Preview
Text
Abdimas Inovasi Perancangan Alat Irat Bambu Sebagai Bentuk Dukungan.pdf

Download (508kB) | Preview
[thumbnail of HASIL SIMILARITY-LILIS NURHAYATI-INOVASI PERANCANGAN ALAT IRAT BAMBU.pdf]
Preview
Text
HASIL SIMILARITY-LILIS NURHAYATI-INOVASI PERANCANGAN ALAT IRAT BAMBU.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Bambu merupakan salah satu hasil alam yang melimpah di Kabupaten Trenggalek, sehingga masih banyak
ditemukan pengrajin yang bergerak di bidang home industry untuk menghasilkan anyaman tikar, besek, dan lain
sebagainya. Seiring dengan berkembangnya zaman, produk anyaman sudah semakin jarang ditemukan, hal inilah
yang membuat harga produk anyaman semakin menjanjikan. Setelah melakukan wawancara kepada para
pengrajin, dapat disampaikan bahwa para pengrajin mengeluh mudah lelah pada proses irat bambu, proses ini
dilakukan untuk mendapatkan lembaran-lembaran tipis dari bambu untuk kemudian di anyam, dengan teknik
manual yang dilakukan terkadang lembaran bambu tidak memiliki ukuran ketebalan yang sama, hal ini juga yang
akhirnya menurunkan semangat pengrajin untuk melakukan produksi, akibatnya pengiriman produk ke konsumen
sering mengalami keterlambatan. Pelaksanaan program dalam kegiatan ini menggunakan metode learning by
doing dengan merancang alat irat bambu yang sesuai dengan postur tubuh para pengrajin. Penerapan metode
learning by doing dalam konteks ini tidak hanya memberikan solusi praktis, tetapi juga meningkatkan
keterampilan, semangat, dan motivasi para pengrajin anyaman bambu. Selanjutnya tim juga akan membuatkan
jadwal produksi yang sesuai untuk mengurangi keterlambatan pengiriman produk. Berdasarkan hasil wawancara
pengrajin merasa sangat terbantu dengan adanya alat irat bambu yang ternyata dapat memangkas waktu lebih cepat
yakni sekitar 11 menit jika dibandingkan dengan cara manual.
Kata Kunci: Bambu, Pengrajin Anyaman, Alat Irat Bambu

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Bamboo, Craftsmen Wicker, Bamboo Tie Tools
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Industri
Depositing User: Lilis Nurhayati
Date Deposited: 04 Sep 2025 09:52
Last Modified: 04 Sep 2025 09:52
URI: https://repositori.ukdc.ac.id/id/eprint/2465

Actions (login required)

View Item View Item