Alexander, Kevin and Bellanov, Agrienta (2026) Minimasi Waste Waiting dan Defect pada Proses Produksi Tahu Skala UMKM Menggunakan Pendekatan Lean Manufacturing. Jurnal Teknik Industri Manajemen dan Manufaktur, 2 (2). pp. 30-42. ISSN 3063-8763
Preview |
Text
Korespondensi Kevin Minimasi Waste.pdf Download (415kB) | Preview |
Preview |
Text
Minimasi+Waste+Waiting+dan+Defect+pada+Proses+Produksi+Tahu+Skala+UMKM+Menggunakan+Pendekatan+Lean+Manufacturing (1).pdf Download (430kB) | Preview |
Preview |
Text
HASIL SIMILARITY-AGRIENTA BELLANOV-MINIMASI WASTE WAITING DAN DEFECT PADA PROSES PRODUKSI TAHU_compressed_compressed.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Proses produksi tahu pada skala UMKM masih banyak bergantung pada aktivitas manual, sehingga berpotensi menimbulkan pemborosan proses, khususnya waktu tunggu dan cacat produk. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan kondisi aktual proses produksi tahu, mengidentifikasi waste prioritas, menganalisis akar penyebab masalah, serta menyusun usulan perbaikan proses yang sesuai dengan karakteristik UMKM. Metode yang digunakan adalah pendekatan Lean Manufacturing dengan alat analisis Value Stream Mapping, Fishbone Diagram, dan 5W1H. Data diperoleh melalui observasi langsung, pencatatan waktu aktivitas produksi, dokumentasi proses, serta pengamatan defect pada tahap pemotongan. Hasil current state menunjukkan bahwa proses produksi memiliki lead time sebesar 9.993 detik, value added time sebesar 8.320 detik, necessary non-value added time sebesar 1.286 detik, non-value added time sebesar 387 detik, dan Process Cycle Efficiency sebesar 83,26%. Waste prioritas yang ditemukan adalah waiting pada proses penggilingan sebesar 377 detik dan defect pada proses pemotongan sebesar 2–5 potong dari sekitar 125 potong tahu per batch. Hasil analisis Fishbone Diagram menunjukkan bahwa waiting dipengaruhi oleh kesiapan bahan, metode penambahan kedelai, kondisi hopper, dan alur perpindahan bahan, sedangkan defect dipengaruhi oleh teknik pemotongan, ketajaman pisau, tekstur tahu, dan kondisi area kerja. Usulan perbaikan disusun melalui 5W1H, meliputi penyiapan bahan dekat mesin, pengaturan urutan penambahan kedelai, evaluasi hopper, penajaman pisau, pembuatan standar ukuran potong, dan pencatatan defect per batch. Future state usulan menunjukkan potensi penurunan lead time menjadi 9.476 detik dan peningkatan Process Cycle Efficiency menjadi 87,80%. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perbaikan sederhana dan berbiaya rendah dapat digunakan untuk mengurangi waste pada proses produksi tahu skala UMKM.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lean Manufacturing; Value Stream Mapping; FishboneDiagram; 5W1H; Waste; UM |
| Subjects: | L Education > L Education (General) |
| Divisions: | Fakultas Teknik > Prodi Teknik Industri |
| Depositing User: | Agrienta Bellanov |
| Date Deposited: | 14 Aug 2026 06:41 |
| Last Modified: | 14 Aug 2026 06:41 |
| URI: | https://repositori.ukdc.ac.id/id/eprint/2745 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
