Faktor Perceraian dan Upaya Pencegahannya Pada Pasangan Suami-Istri Yang Beragama Katolik Di Pengadilan Negeri Surabaya

Setiyono, Imanuel Alfian (2019) Faktor Perceraian dan Upaya Pencegahannya Pada Pasangan Suami-Istri Yang Beragama Katolik Di Pengadilan Negeri Surabaya. Undergraduate thesis, Universitas Katolik Darma Cendika Fakultas Hukum.

[thumbnail of Bab I-Imanuel Alfian S..pdf] Text
Bab I-Imanuel Alfian S..pdf

Download (342kB)
[thumbnail of Cover & Abstrak-Imanuel Alfian S..pdf] Text
Cover & Abstrak-Imanuel Alfian S..pdf

Download (2MB)
[thumbnail of Bab II & III-Imanuel Alfian S..pdf] Text
Bab II & III-Imanuel Alfian S..pdf
Restricted to Registered users only

Download (383kB)
[thumbnail of Bab IV & Dapus-Imanuel Alfian S..pdf] Text
Bab IV & Dapus-Imanuel Alfian S..pdf

Download (261kB)
[thumbnail of Lampiran Imanuel Alfian S..pdf] Text
Lampiran Imanuel Alfian S..pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)

Abstract

Perkawinan katolik merupakan ikatan cinta kasih dan taat yang menggambarkan,
melahirkan dan mewujudkan hubungan cinta Kristus dengan gerejanya. Dalam agama
Katolik perkawinan hanya boleh dilakukan sekali dalam seumur hidup dan sifatnya
adalah sakramental karena dalam Hukum Kanonik sifat perkawinan katolik tak dapat
diceraikan. Dari latar belakang tersebut, maka permasalahan yang akan dikaji dalam
penelitian ini mengenai faktor perceraian dan upaya mencegah perceraian pada
pasangan suami-istri yang beragama Katolik. Penulisan ini menggunakan metode
yuridis empiris, yaitu melakukan wawancara dengan Hakim dan pihak Komisi
Keluarga. Pada penelitian ini menemukan bahwa ternyata fakta yang terjadi dalam
perkawinan Katolik, banyak pasangan suami-istri yang mengajukan cerai di
Pengadilan Negeri. Faktor penyebab perceraian di Komisi Keluarga dan Tribunal
didominasi adanya faktor mis komunikasi. Sedangkan faktor penyebab terjadinya
perceraian di Pengadilan Negeri didominasi adanya faktor campur tangan dari pihak
ketiga. Ketika para pihak mengajukan permohan cerai di Pengadilan Negeri, Hakim
Pengadilan Negeri tidak akan langsung mengabulkan permohonan cerai, akan tetapi
melakukan upaya untuk mencegah perceraian dengan cara melakukan mediasi.
Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa faktor penyebab perceraian dikarenakan
ada mis komunikasi dan campur tangan pihak ketiga, oleh karena itu penulis
menyimpulkan sebaiknya diterapkan suatu aturan yang mengatur tentang pendidikan
persiapan perkawinan. Aturan tersebut dapat diatur oleh Peraturan Pemerintah yang
menjadi peraturan pelaksana Undang-Undang No. 1 Tahun 1974. Oleh karena itu
perlu adanya revisi PP No. 9 Tahun 1975 tentang pelaksanaan peraturan UndangUndang
No.
1
Tahun
1974
tentang
Perkawinan.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Perkawinan, Perceraian, Pasangan beragama Katolik
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Hukum > Prodi Ilmu Hukum
Depositing User: Bagian Pengolahan
Date Deposited: 03 Mar 2021 14:05
Last Modified: 03 Mar 2021 14:05
URI: https://repositori.ukdc.ac.id/id/eprint/598

Actions (login required)

View Item View Item